Author: Komit Putri

Bijak Mengelola Kata (Lisan dan Tulisan)

(Juweiriah) Banyak amal rusak, pahala hilang dan harga diri jatuh karena kata. Inilah akibat dari tidak mengelola kata (lisan dan tulisan) dengan baik dan bijak yang berhujung pada penyesalan yang berkepanjangan . Sahabat fillah, diera dengan kemajuan teknologi yang tak hentinya mengalami kemajuan ini, setiap orang dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan siapaun, dimanapun dan kapanpun. Kata yang kita tulispun mewakili apa yang kita ucapkan yang bersumber dari hati. Sehingga kita harus lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan kata dalam bentuk lisan mupun tulisan. Sebagaimana konsep islam yang selalu mengajarkan kita akan kedamaian hidup, hendaklah kita mengelola kata sebelum berbicara...

Read More

Bidayatul Hidayah, Bab Adabus Siyam (Adabnya saat berpuasa), hal.59-60

Kitab : Bidayatul Hidayah Bab    : Adabus Siyam (Adabnya saat berpuasa) Hal     : 59-60 Pembahasan : Akan lebih baik jika bulan Syawal dijadikan hari untuk mengqodo’ puasa Ramadhan jika ada hutang. Barang siapa puasa di bulan Syawal di bulan Ramadhan disambung dengan 6 hari di bulan Syawal maka ia seperti puasa setahun. Orang yang puasa itu tidak hanya menahan lapar dan haus saja tapi juga harus menjaga diri dari hawa nafsu. Gunakan panca indra untuk hal-hal yang baik. Seandainya ketika sedang berpuasa Ramadhan kita melakukan hal-hal yang maqarih( hal-hal yang tidak disukai Allah ) secara haqiqat puasa batal. Walau...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.231-232

Kitab : Tanbihul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 231-232 Pembahasan : Dalam suatu riwayat wanita belum sampai melahirkan. Maka Jurait bertanya pada wanita, “Dimana aku memperkosa kamu?”. Wanita tersebut menjawab di bawah pohon di bawah mushola Jurait. Jurait pun bertanya pada pohon tersebut “Hei pohon beritahulah siapa lelaki yang memperkosa wanita ini!”. Kemudian tiap dahan pun menjawab “Orang yang menggembala domba”. Setelah itu Jurait menunjuk (menyentuh dengan telunjuk) perut wanita tersebut dan berkata, “Hei bayi dalam kandungan, siapakah bapakmu?”. Maka bayi dalam kandungan menjawab dari dalam perut wanita tersebut, “Bapakku adalah penggembala domba”. Maka...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal 230-231

Kitab : Tanbihul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal    : 230-231 Pembahasan : Ketika Ghulam berangkat perang menuju Negara Rum, Ghulam berkata bahwa ia jatuh cinta pada perempuan yang matanya berbinar (bidadari), beberapa orang pun mengira ia sudah gila. Kemudian Abdul Wahid bertanya padanya, siapakah wanita yang ia maksud. Ghulam menjawab bahwa ia tidur sebentar dan bermimpi bahwa ia didatangi seseorang dan diajak ke suatu taman yang di sampingnya ada sungai yang jernih. Di samping sungai tersebut ada wanita yang sangat cantik. Wanita tersebut memakai berbagai macam perhiasan yang tidak bisa diterangkan saking indahnya. Ia menyambut...

Read More

Bidayatul Hidayah, Bab Adabussiyam (Adab saat berpuasa), hal.58-59

Kitab : Bidayatul Hidayah Bab    : Adabussiyam Hal    : 58-59 Pembahasan : Tidak ada hari yang lebih utama daripada 10 hari awal bulan dzulhijah. Jika berpuasa satu hari saja di waktu tersebut, pahalanya sebanding dengan puasa setahun. Ibadah malam hari di waktu tersebut sama dengan ibadah malam di Lailatul Qodar. Selain itu, 10 hari awal bulan muharrrom juga diutamakan untuk berpuasa, dan sholat yang utama setelah sholat fardlu adalah sholat malam. Nabi Muhammad memperbanyak puasa di bulan Sya’ban hingga disangka seperti bulan Ramadhan. Tetapi saat setengah terakhir di Bulan Sya’ban tidak perlu berpuasa. Beberapa hari utama dalam...

Read More

kategori

video

Loading...