Author: Komit Putri

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.228-229

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 228-229 Pembahasan : Diceritakan dari Ahnaf bin Khois : Ahnaf datang ke Kota Madinah untuk bertemu Umar bin Khattab, pada saat itu ada serombongan orang yang sedang mendengarkan pidato Kabil Akbar. Dalam pidatonya ada cerita ketika datangnya ajal Nabi Adam, beliau berkata, “Ya Robbi, musuhku sangat senang kalau aku meninggal”. Diakatakan pada Nabi Adam, “Hei Adam, sesungguhnya kamu akan dikembalikan ke surga, tapi iblis tidak akan mati supaya iblis merasakan sakitnya orang mati yang dulu maupun besok”. Nabi Adam berkata pada Malaikat Maut, “Terangkan padaku bagaimana...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.228 bag.2

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 228 bag.2 Pembahasan : Setelah tidak diterima di rumah Umar, Abu Bakar, Ustman dan Ali. Tsa’labah diajak putrinya untuk pergi ke rumah Nabi Muhammad S.A.W. Setelah bertemu dengan Nabi Muhammad, beliau pun berkata, “Tsa’labah, kamu mengingatkanku pada rantai-rantai dan belenggunya neraka jahannam”. Tsa’labah berkata, ” Ya Rasulullah…demi bapakku, demi engkau dan juga demi ibuku. Saya menyentuh istri saudaraku yang sedang berperang membela agama Allah. Apakah saya masih bisa bertaubat?”. Nabi Muhammad berkata, “Keluarlah dari sisiku selamanya”. Maka keluarlah Tsa’labah dan putrinya. Karena hal tersebut, putri Tsa’labah...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.228

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal    : 228 Pembahasan : Diceritakan dari Ali bin Abi Tholib. Ali berkata “Ketika Nabi Muhammad menyaudarakan orang-orang islam, Nabi pun menyaudarakan Said bin Abdi Rohman dengan Tsa’labah”. Saat Nabi Muhammad sedang berperang (Perang Tabuk) Said ikut berperang dan meninggalkan saudaranya (Tsa’labah) untuk menjaga keluarganya (istrinya). Tsa’labah pun merawat dan menjaga keluarga Said dengan niat agar mendapat pahala dari Allah. Suatu hari Tsa’labah datang ke rumah Said, saat itu juga iblis datang dan menggoda Tsa’labah. Iblis menyuruh Tsa’labah untuk melihat istri Said dari belakang satir. Maka Tsa’labah melihatnya...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.227 bag.2

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 227 bag.2 Pembahasan : Harun Ar-r.asyid berkata, “Dia (buruh) adalah anak pertamaku. Suatu hari ayahku mengajakku untuk melihat seorang wanita bernama Zubaedah, aku pun menyukai Zubaedah. Kemudian aku menikahinya tanpa sepengetahuan ayahku. Dengan Zubaedah aku memiliki anak ini, kemudian aku membawa anak dan istriku ke Kota Basyrah. Aku memberi mereka cincin ini, dan juga barang-barang lain. Aku berpesan pada istriku, “Simpanlah cincin ini, seandainya aku sudah menjadi presiden maka datanglah kepadaku. Sekarang aku diberi kabar bahwa anak dan istriku sudah meninggal, di manakah makam anakku?”.  Abdullah...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.227

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 227 Pembahasan : Ada seorang buruh yang bekerja dengan sangat baik. Hasil kerja satu orang layaknya tiga orang. Abdullah (atasannya) membayarnya satu dirham dan satu daniq. Hari berikutnya Abdullah akan menambahi bayarannya, tapi buruh tersebut tidak mau. Suatu hari Abdullah menanyakan kabar buruh tersebut dan ternyata ia ijin kerja karena sakit perut. Abdullah pun menjenguknya di rumah kecil yang di dalamnya tidak ada apapun kecuali ranjang dan alat-alat. Setelah Abdullah mengucapkan salam dan buruh tersebut menjawabnya, Abdullah berkata “Aku kemari memiliki maksud, kamu tentu tahu utamanya...

Read More

kategori

video

Loading...