Author: Komit Putri

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.227 bag.2

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 227 bag.2 Pembahasan : Harun Ar-r.asyid berkata, “Dia (buruh) adalah anak pertamaku. Suatu hari ayahku mengajakku untuk melihat seorang wanita bernama Zubaedah, aku pun menyukai Zubaedah. Kemudian aku menikahinya tanpa sepengetahuan ayahku. Dengan Zubaedah aku memiliki anak ini, kemudian aku membawa anak dan istriku ke Kota Basyrah. Aku memberi mereka cincin ini, dan juga barang-barang lain. Aku berpesan pada istriku, “Simpanlah cincin ini, seandainya aku sudah menjadi presiden maka datanglah kepadaku. Sekarang aku diberi kabar bahwa anak dan istriku sudah meninggal, di manakah makam anakku?”.  Abdullah...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.227

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal     : 227 Pembahasan : Ada seorang buruh yang bekerja dengan sangat baik. Hasil kerja satu orang layaknya tiga orang. Abdullah (atasannya) membayarnya satu dirham dan satu daniq. Hari berikutnya Abdullah akan menambahi bayarannya, tapi buruh tersebut tidak mau. Suatu hari Abdullah menanyakan kabar buruh tersebut dan ternyata ia ijin kerja karena sakit perut. Abdullah pun menjenguknya di rumah kecil yang di dalamnya tidak ada apapun kecuali ranjang dan alat-alat. Setelah Abdullah mengucapkan salam dan buruh tersebut menjawabnya, Abdullah berkata “Aku kemari memiliki maksud, kamu tentu tahu utamanya...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.226

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal    : 226 Pembahasan : Ada seorang ahli ibadah yang tidak memiliki apapun. Terkadang untuk berbuka pun mereka tidak makan. Pada suatu hari istrinya berkata, “Kamu adalah ahli ibadah, mintalah kepada Allah supaya kita diberi keluasan rezeki”. Kemudian ahli ibadah tersebut menjawab, “Sabarlah”. Setelah itu ia menjalankan sholat tahajud seperti biasa dan berdo’a, “Wahai Allah, sesungguhnya istri saya meminta rezeki yang lebih, hamba mohon kabulkanlah”. Karena ia ahli ibadah maka Allah pun mengabulkannya. Tiba-tiba atap rumah berlubang dan jatuhlah di depan ‘Abid  mutiara. Rumahnya pun menjadi bersinar karena...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.225-226

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal    : 225-226 Pembahasan : Saat ‘Abid masuk ke keraton, Ratu terkesima dengan ketampanannya. Kemudian Ratu berkata, “Buanglah jahitanmu dan pilihlah selimut-selimut ini”. Kemudian Ratu memerintahkan pelayannya untuk memberi ‘Abid minyak wangi, sehingga Ratu dan ‘Abid bisa berbuat intim. Ratu berkata pada ‘Abid, “Kamu akan saya jadikan kaya, tanpa perlu berjualan”. ‘Abid pun menjawab bahwa dia tidak mengharapkannya , walaupun Ratu memintanya berkali-kali. Ratu berkata, “Jika kamu tidak mau maka kamu tidak akan bisa keluar dari sini, sampai kamu menuruti kemauanku”. Dan Ratu memerintahkan para penjaganya untuk mengunci...

Read More

Tanbihul Ghofilin, Bab Hikayah (Beberapa Cerita), hal.225 Bag.2

Kitab : Tanbighul Ghofilin Bab    : Hikayah (Beberapa Cerita) Hal    : 225 Bag.2 Pembahasan : Doa orang ketiga yang ada di dalam gua : Suatu ketika ada beberapa buruh dan mandornya. Ada salah satu buruh yang bekerja hanya setengah hari tetapi ia meminta upah layaknya bekerja sehari penuh yakni sebesar 2 mud (setara dengan 2 kg beras). Kemudian mandor tidak menyetujuinya, sehingga buruh tersebut marah dan tetap meminta upah seperti mereka yang bekerja sehari penuh. Akhirnya setelah buruh tersebut memaksa, mandor memberikan apa yang ia minta. Ternyata ada seorang buruh lain yang bekerja penuh mendengarnya dan menuntut...

Read More

kategori

video

Loading...